Sigli - Disela-sela kegiatan Penas XVI (Pekan Nasional Petani Nelayan) 2023 di Padang Sumatera Barat, Penjabat Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto M.Si., menyempatkan diri hadir di Solok dalam rangka belajar meningkatkan Hortikultura di Kabupaten Solok Sumatera Barat pada (10/6/2023).
Penjabat Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto M.Si., bersama Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian RI, DR. Ir. Prihasto Setyanto disambut oleh Bupati Solok, Epyardi Asda di Chambai Hills, Kecamatan Lembah Gumanti.
Kepada redaksi Pj. Bupati Pidie, Wahyudi Adisiswanto mengucapkan "terima kasih kepada Pemda Solok karena telah diterima dengan luar biasa di Kabupaten Solok. Semoga silaturahmi ini terus terjalin dalam menyukseskan sektor Hortikultura".
"Kabupaten Pidie merupakan kabupaten yang memiliki SDM yang banyak dan juga memiliki potensial baik untuk dikembangkan" ucap Wahyudi dalam sambutan di depan Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian RI.
“Maka dari itu kami ingin mencontoh di Kabupaten Solok ini bagaimana cara pengembangan budidaya bawang merah dan juga kultur serta budayanya, sehingga bisa kami terapkan nanti di Kabupaten Pidie" pungkasnya.
Sigli - Tak terasa sudah sebelas (11) bulan Pemilik Semboyan Salam Pidie Mulia menjalani tugasnya sebagai Penjabat Bupati Kabupaten Pidie. Dalam waktu singkat pemilik nama lengkap Ir. Wahyudi Adisiswanto M.Si., telah mengukir beberapa prestasi di bumi Serambi Mekkah ini.
Dilantik pada 18 Juli 2022 sebagai Pj. Bupati, pada 18 November 2022 Ditemukan Polio dan pada 10 Desember 2022 adanya perhelatan Akbar Pesta Olahraga PORA (XIV). Simak kerja keras Wahyudi Adisiswanto dalam membawa Pidie Sebagai Kabupaten Layak Anak.
Kabupaten Pidie merupakan salah satu Kabupaten yang masuk Verifikasi Lapangan Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) oleh Kemen PPPA - RI. Pertemuan tersebut dilaksanakan secara Daring melalui Zoom Meeting di Pendopo Bupati Pidie.
Kepada redaksi Penjabat Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto M.Si., mengatakan bahwa "kabupaten Pidie merupakan kabupaten Layak Anak. Hal ini dibuktikan dengan pembinaan 1000 Pesilat Cilik yang tampil pada Opening Ceremony PORA XIV 2022".
1000 pesilat cilik ini merupakan anak-anak yang bersekolah di kampung, kita didik dan bina untuk tampil di pesta tahunan Rakyat Aceh (PORA XIV).
Kabupaten Pidie juga sukses menyelenggarakan Program Pencanangan Imunisasi Polio. Alhamdulillah berhasil meraih penghargaan terbaik pertama pada Pekan Imunisasi Dunia 2023 yang langsung diserahkan oleh Menkes RI Budi Gunadi Sadikin.
Lahirnya Perpustakaan Bunda Literasi di Musem Tsunami menjadi bukti bahwa Kabupaten Pidie menjadi salah satu Kabupaten Layak Anak.
Pernyataan resmi ini disampaikan pada Rapat Zoom Meeting dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak RI pada (31/5/2023)
Hadir pada pertemuan tersebut Pj. Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto M.Si., Ketua PKK Pidie Ny Suaidah Sulaiman, Kadis P3AKB, Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), Lembaga dan mitra kerja terkait.
"Ini merupakan prestasi luar biasa yang patut kita syukuri" ungkap Pria yang sering bicara silat mencari kawan, shalat mencari tuhan.
"Keberhasilan Pidie meraih juara Umum pada PORA XIV merupakan berkat doa dan bimbingan ulama, juga sinergitas seluruh jajaran Forkopimda Pidie" Ucapnya.
Lanjutnya "Melatih 1000 anak yang rata-rata berusia 9 -12 tahun tentu membutuhkan kesabaran yang tinggi. Tanpa adanya kebersamaan dan sinergitas yang kuat tentu ini tidak akan berhasil".
Empat (4) bulan Wahyudi mengemban amanah sebagai Penjabat Bupati Pidie langsung dihadapkan dengan musibah temuan kasus Polio.
Tentu ini bukan kebetulan, Wahyudi dengan tenang langsung mencanangkan program tetesan manis (imunisasi) terhadap 1000 anak-anak silat. Program ini berhasil mencuri perhatian Kemenkes RI.
Lewat jargon tetesan manis sehingga program ini mampu mencapai target imunisasi yang diharapkan oleh Kemenkes RI. Keberhasilan ini juga berkat dukungan dan kerja sama antara Pemerintah, Ulama, tokoh masyarakat, pemuda, OKP dan Ormas-ormas Islam.
"Alhamdulillah program ini berjalan sukses, di awali dengan tetesan manis (imunisasi) 1000 pesilat cilik di Alun-alun kota Sigli hingga berlanjut ke sekolah yang tersebar dalam 23 kecamatan yang ada di Pidie" ucapnya.
Rasa kekeluargaan dan berkasih sayang yang selalu kami tanamkan pada anak-anak silat, sehingga membuahkan hasil maksimal yang akan mengantarkan Pidie sebagai Kabupaten Layak Anak, dalam perwujudan salam pidie mulia ucap mantan Kabinda NTB.
Banyak kabupaten kota di Indonesia yang pernah di kunjungi oleh mantan Kabinda NTB ini, Pidie memiliki karakteristik yang kuat yang berbeda dengan kabupaten kota lain.
Wahyudi menuturkan bahwa "sebelumnya banyak informasi yang didapatkan baik lisan maupun tulisan. Bahwa diluar sana orang memiliki opini negatif terhadap Pidie, bahkan masyarakat Pidie di luar Aceh pun demikian".
Dalam perjalanan waktu Wahyudi menilai bahwa "Kabupaten Pidie adalah kabupaten paling enak dan gampang" ungkapnya
"Tolak ukurnya adalah saat pengukuran dan pemasangan patok tanah Wakaf Tgk Chik di Anjong tidak ada penolakan dari masyarakat setempat, walaupun sebelumnya mendapatkan informasi ada penolakan dari beberapa pihak" paparnya.
"Inilah adalah fakta yang perlu saya sampaikan pada Forum yang mulia ini bahwa Kabupaten Pidie tidak seperti yang mereka bicarakan diluar" ucapnya.
Ditambah lagi dengan pidato singkatnya saat itu, yang menyinggung Agama dan kepentingan ummat, sehingga masyarakat merasa nyaman dan tenang. Ini adalah kekuatan besar yang tidak pernah diperhitungkan oleh kalangan pusat.
Dari kejadian tersebut Wahyudi menyimpulkan "bahwa Agama menjadi satu landasan pondasi kuat masyarakat Pidie, sehingga stigma negatif tentang Pidie terbantahkan dengan sendirinya".
Hal tersebut diungkapkan saat prosesi pengukuhan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) periode 2023-2028 di Opromm Kantor Bupati Pidie, Senin (29/5/2023).
Selama sepuluh (10) bulan di tugaskan sebagai Pj. Bupati Pidie, Wahyudi menuturkan "akan mewujudkan Tri komitmen dalam membangun Pidie. Komitmen pertama silaturahmi, kedua Komitmen kepada Agama dan ketiga komitmen keistiqomahan di bawah bimbingan Alim Ulama" paparnya.
Tri komitmen ini mendapatkan sambutan Positif dari seluruh Masyarakat Pidie, bahkan Propinsi.
Oleh karena itu konsep dasar membangun Pidie ini harus dilandasi oleh Tri Komitmen tadi.
"Mudah-mudahan niat baik kita kita kembangkan di bawah naungan Alim Ulama" sambungnya.
Dalam konsep kerjanya (kebijakan) Pj. Bupati Pidie Wahyudi sudah mencanangkan Gerakan Pagar Bambu Putih. Gerakan Pagar Bambu Putih ini belum selesai karena dicanangkan tanpa ada time line (batas waktu).
Untuk diketahui bahwa gerakan Pagar Bambu Putih ini merupakan wujud dari Tri Komitmen membangun Pidie.
Wahyudi membagi tiga konsep kerja yang di implementasikan dalam Gerakan Pagar Bambu Putih. Pertama persoalan ideologi politik, kedua persoalan sosial budaya dan ketiga persoalan ekonomi.
"Persoalan Ideologi politik Wahyudi telah menjabarkan dengan memperkuat silaturahmi dan kembali ke Agama, hal terpenting adalah disaat mengambil kebijakan untuk membangun Pidie wajib meminta pandangan ulama" ucapnya.
"Sosial budaya direalisasikan lewat program "Meugang Akbar" sebagaimana pernah dicanangkan oleh Indatu orang Aceh pada masa Kesultanan Iskandar Muda. Membangun kebersamaan membantu masyarakat miskin".
"Ekonomi diimplementasikan dalam program Pasar Kontrol di Alun-alun kota Sigli saat Ramadhan dan menjelang hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Kegiatan ini diwujudkan untuk pengendalian Inflasi, agar harga barang terjangkau pada saat peringatan hari besar Islam" paparnya.
Dengan segala kerendahan hati, Wahyudi Adisiswanto mengharapkan "bimbingan, dukungan Alim Ulama dan masyarakat untuk membangun Pidie dengan kebersamaan. Karena peran Alim ulama sangat penting dalam implementasi Tri komitmen tadi" tutupnya.
Penjabat Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto, M.Si., dinobatkan sebagai tokoh Rekonsiliasi dan Pembangunan oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).
Pemberian gelar tersebut di laksanakan di Balrom Parkside Gayo Petro Takengon Aceh Tengah bersama 14 tokoh lain yang memiliki kontribusi besar dalam pembangunan masyarakat dan daerah di Aceh pada Selasa malam (8/5/2023).
Pj. Bupati Pidie Wahyudi Adisiswanto mengucapkan "terima kasih kepada semua pihak yang ikut membantu menyelelaraskan persatuan dan kedamaian di Pidie".
"Kita bangun Pidie dengan kebersamaan dan kasih sayang" lanjutnya.
Mengapa Wahyudi menjadi sosok pemersatu, simak Narasi Jalan Sunyi Pendekar Rekonsiliasi.
Direlong mesin pencari top dunia maya Google, jejak lini masa sosok satu ini hampir tak terekam yang menyembur di kulit google cuma nama, jabatan dan kegiatan serimoni yang ditorehkan ditempatnya bertugas.
Lalu anda bermimpi bisa menemukan sisi lain kehidupan lelaki paruh baya ini. Nama keluarga dekat, kegemaran, tempat dan tanggal lahir yang akurat di etalase google itu serupa saja, kita melontarkan peribahasa arkais bagai mencercang air melakukan pekerjaan sia-sia.
Siapa sebenarnya pesona lelakinya misterius itu, dia adalah Wahyudi Adisiswanto intelijen senior dari lembaga telik sandi Badan Intelijen Negara BIN Republik Indonesia yang kini Penjabat Bupati Kabupaten Pidie Propinsi Aceh.
Wahyudi belum genap satu tahun di Pidie ia bekerja dalam senyap ketika menenun kumpulan konflik opini di kabupaten beratmosfir politik paling keras, ganas dan menantang itu. Bayangkan sumbu pergolakan Aceh di bakar di puncak pegunungan Halimon Tiro kabupaten Pidie yang kini dipimpin Wahyudi.
Tak ada bekal khusus ketika Wahyudi mendadak ditunjuk sebagai Pj. Bupati di kabupaten merah semasa konflik dahulu.
Tiga hari menjelang pelantikan Wahyudi baru diberi tahu akan dilantik sebagai Penjabat Bupati Pidie.
Diranah pendinginan wilayah konflik Wahyudi bukan pentagobis baru ia adalah satu dari sekian eksponen yang meniupkan roh perdamaian di wilayah konflik kesukuan seperti di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dikota seribu mesjid ini Wahyudi didapuk sebagai dewan pembina Laskar Sasak ketika ia menjabat kepala BIN daerah NTB 2019-2021, ia berperan aktif menyatukan pergesekan antar suku di propinsi itu.
Di kabupaten Pidie Wahyudi menularkan kebaikan itu, ia menelusuri jalan sunyi itu tanpa mengumbarkan gerakan damai ke media, diam-diam Wahyudi sungkem ke ulama-ulama besar yang paling berpengaruh di Pidie dan diam-diam Wahyudi mendatangi tokoh politik, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat dan pentolan GAM.
Hingga menjelang satu tahun sosok Wahyudi Berhasil merekatkan fiksi-fiksi di tanah bekas peperangan itu.
Simpul perdamaian dalam bermasyarakat di Pidie telah menemukan jalannya sendiri. Lewat jalan sunyi yang ditempuh Wahyudi Sang pendekar Rekonsiliasi itu.
Jakarta, Pj Bupati Pidie Ir Wahyudi Adisiswanto, meraih penghargaan Pekan Imunisasi Dunia 2023, atas prestasinya dibidang kesehatan, dengan melakukan imunisasi lengkap bagi masyarakat.
Penyerahan penghargaan itu dilakuan oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, di Jakarta pada Minggu (07/05/2023).
Kabupaten Pidie Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) mendapatkan penghargaan itu bersama 5 (lima) Kabupaten lainnya yaitu Kabupaten Sumba Tengah Provinsi NTT, Kabupaten Padang Lawas Utara (Provinsi Sumatera Barat), Kabupaten Purwakarta (Provinsi Jawa Barat), Kabupaten Purworejo (Provinsi Jawa Tengah), dan Kabupaten Magetan (Provinsi Jawa Timur).
Usai menerima penghargaan itu, Wahyudi Adi Siswanto menyatakan pihaknya mengapresiasi penghargaan yang telah diraih Kabupaten Pidie. Menurutnya, penghargaan itu merupakan hasil kerja keras semua pihak, yang bersatu-padu dengan semangat kerja keras, agar bukan hanya pekan imunisasi polio nya yang sukses, tetapi lebih jauh Pidie terbebas dari penyakit polio.
"Salam Pidie Mulia, Alhamdulillah, berkat kerja keras semua pihak, tenaga medis, para bidan desa, perawat dan semua staf kesehatan dibantu masyarakat yang tiada lelah dor to dor, menyakinkan warga agar anaknya mau di imunisasi, akhirnya upaya bersama itu bisa membawa Kabupaten Pidie jadi terbaik pertama. Dukungan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi juga sangat besar atas raihan anugrah penghargaan ini," kata Wahyudi seusai menerima penghargaan.
Menurut Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Dr dr Maxi Rein Rondonuwo, bahwa penyerahan penghargaan itu merupakan rangkaian kegiatan Pekan Imunisasi Dunia tahun 2023, yang telah berlangsung sejak tanggal 21 Maret 2023.
"Imunisasi saat ini menjadi fokus pilar utama, transformasi kesehatan, yang mengusung tema Ayo Lindungi Diri, keluarga dan masyarakat, dengan imunisasi lengkap.Diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh lapisan masyarakat," papar Maxi dalam sambutannya.
Penghargaan itu, kata Maxi merupakan hasil peniliaan kepada Kabupaten/kota yang mencapai target imunisasi rutin pada tahun 2022, dan Triwulan I 2023.
"Layanan cakupan imunisasi dasar lengkap, sempat tersendat karena adanya pandemi covid-19. Namun, dengan bantuan semua pihak, maka pada tahun 2023 sudah mencapai 94,6 persen, melampaui capaian tahun 2019," tandasnya.
Upaya Pemerintah Kabupaten Pidie
Sebelumnya, sebagaimana dilansir sejumlah media, progres Imunisasi Polio anak, terkait upaya pencegahan penyakit polio di Kabupaten Pidie, total anak yang telah diimunisasi mencapai 47.331 anak.
Karenanya Pj Bupati Pidie Ir Wahyudi Adisiswanto M Si, optimis target imunisasi bakalan tuntas pada tahun 2022.
Pj Bupati Kabupaten Pidie, Wahyudi Adi Siswanto, memberikan apresiasi yang tinggi atas kinerja para tenaga kesehatan dan medis di wilayahnya, yang telah bersama-sama semua pihak telah mampu menunjukkan aktivitas dalam Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Sub Pidie, untuk penyakit Polio, progress harian capaian imunisasinya mengalami peningkatan.
“Salam Pidie Mulia. Alhamdulillah progress capaian imunisasi polio pada hari ketiga telah menyasar total 47.331 anak. Dari data yang saya pantau progress hariannya juga mengalami peningkatan, artinya kinerja para tenaga medis dan dukungan penuh semua masyarakat Pidie sangat luar biasa,” kata Wahyudi Adi Siswanto, Kamis pagi (1/12/2022) dalam Siaran Pers Humas Pemkab Pidie.
Secara Khusus Wahyudi mengucapkan terima kasih atas semua kinerja aparat tenaga medis serta dukungan penuh warga masyarakat sehingga proses imunisasi yang dilakukan di Kabupaten Pidie tersebut dapat berjalan dengan lancar.
“Pemkab Pidie menyampaikan apresiasi yang tinggi serta ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan atas kelancaran PIN Polio di Pidie ini. Kerja sama ini menjadikan pertanda positif, meski dengan ditemukannya anak terjangkit lumpuh layu [polio] yang pertanda ada musibah dengan penuh pemahaman akhirna bisa menjadi Hikmah bersama,” kata Alumnus Fakultas Pertanian Universitas Jember itu.
Seperti diketahui bersama, Kabupaten Pidie telah memulai proses imunisasi kepada anak usial 0-13 tahun yang dicanangkan pada 28 November 2022 dan akan berlangsung hingga 4 Desember 2022 atau sepekan.
Rencananya proses imunisasi polio di Kabupaten Pidie ini akan menyasar sekitar 91.484 anak.
Wahyudi optimis dengan melihat progres harian yang ada maka target Kemenkes yang dipatok sebesar 95.603 anak dimana data riil puskesmas di Pidie yang akan dijadikan target 91.484 anak akan bisa tercapai.
“Patokan data riil Puskesmas dari Dinas Kesehatan Pidie targetnya 91.484 anak yang akan diimunisasi dalam sepekan ini, optimis akan bisa tercapai,” kata Wahyudi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie Arika Husnayanti menyebutkan sasaran estimasi dari Pusdatin Kemenkes RI untuk Sub PIN Polio Kabupaten Pidie mencapai 95.603 anak dengan rincian 0 < 59 bulan mencapai 39.251 anak, 5 < 7 tahun 16.112 anak, 7-12 tahun mencapai 40.240 anak.
“Data riil milik Dinkes Kabupaten Pidie yang didapat dari Puskesmas di seluruh kecamatan se- Pidie menunjukkkan target riil sasaran anak imunisasi Polio mencapai 91.484 anak. Jadi patokan data riil puskemas tersebut untuk sementara yang akan jadi target sasarannya,” kata Arika.
Secara lebih detail Arika menjelaskan dari data riil sasaran itu terbagi atas rincian 0<59 bulan mencapai 36.920 anak, 5<7 tahun 7.380 anak, 7-12 tahun mencapai 47.184 anak.
“Pada hari ketiga [Rabu,30/11/2022] data anak yang telah diimunisasi se-Kabupaten Pidie 47.331 anak dengan rincian 0 hingga 59 bulan mencapai 16.336 anak, 5 hingga 7 tahun mencapai 4.121 anak dan 7-12 tahun mencapai 26. 874 anak,” kata Arika.[]
Sigli, Penjabat Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto M.Si., mengikuti Pawai Takbir Idul Fitri 1444 H yang dipusatkan di Kecamatan Padang Tiji Kemukiman Peudaya yang dilaksanakan oleh Unsur Kepemudaan Kecamatan Padang Tiji pada (21/04/2023).
Hadir dalam pawai takbir Pj. Bupati Pidie Ir Wahyudi Adisiswanto M.Si., Camat Kecamatan Padang Tiji Hasriadi S.Sos, Khatib Mesjid Kemukiman Peudaya Abi Jailani (Abi Jay), dan seluruh unsur Kepemudaan, Imum Mukim, Keuchik, Cerdik Pandai dan Kaum Ibu-ibu.
Acara dimulai dengan penyerahan Obor dari Pj. Bupati Pidie kepada Ketua Pemuda Kemukiman Peudaya selaku Pelaksana Mahlizan Ibrahim, ST.
Camat Padang Tiji mengatakan "pawai ini sudah disiapkan seribu obor yang nantinya akan di arak kampung sambil takbir".
Selanjutnya ditandai dengan Pembakaran Obor oleh Pj. Bupati Pidie dan di lanjutkan dengan Takbir secara bersama-sama.
Pj. Bupati Pidie menyampaikan "kebersamaan ini harus terus dirawat dengan penuh kasih sayang. Ini merupakan tradisi yang harus dilestarikan oleh seluruh masyarakat Pidie".
"Momen Idul Fitri kita kembali Fitrah dengan menebar kebaikan dan kasih sayang" lanjutnya.
Acara pawai Obor malam Takbiran dilaksanakan masyarakat membawa obor dan mengelilingi jalan kampung dengan membaca Takbir secara bersamaan.
Amatan redaksi seluruh anak-anak, ibu-ibu dan kepemudaan hadir memeriahkan pawai takbir. Di lokasi acara juga disediakan dapur martabak yang disiapkan untuk masyarakat yang ikut pawai Takbir menyambut Lebaran Idul Adha 1444 H.
Sigli. Penjabat (Pj) Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto M.Si., melakukan sidak (Inspeksi mendadak) ke gudang Bulog Drivre Sigli. Adapun sidak ini dilakukan untuk memantau ketersediaan bahan pokok terutama beras dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yakni Hari Raya Idul Fitri 1444 H.
Sidak ini dilaksanakan setelah selesai mengikuti Rapat Koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri di Kantor Bupati Pidie via Zoom Meeting pada Senin (11/04/2023).
Hadir dalam sidak tersebut Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pidie, Pj. Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto M.Si., turut didampingi oleh Sekda H Idhami M.S.i, Asisten II Setdakab Pidie Ir H Tarmizi, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pidie, Hasballah, SP, MM, Kepala BPKK Pidie, T Hendra Hidayat Yoga.
Turut pula didampingi oleh Pimpinan Cabang Bulog Drivre Sigli Muamar, Ketua Kadin Pidie Muhammad Junaidi, Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Pidie T Kamaruzzaman, Kabid Ketahanan Pangan Drh. Ernida, dan Kanit Tipidter Satreskrim Polres Pidie Iptu Zery Irfan SH,MH
"Sidak ini dilakukan untuk memantau pemenuhan kebutuhan beras menjelang lebaran" ungkap Wahyudi Adisiswanto.
Beras Bulog ini nantinya akan diberikan kepada 56.650 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Data ini merupakan jumlah penerima bantuan sosial (bansos) sesuai kewajiban yang diberikan oleh Pusat.
"Distribusi beras ini akan diberikan kepada KPM selama tiga kali pembagian, yaitu bulan Maret, April dan Mei. Satu kepala keluarga akan mendapatkan bantuan beras Bulog sebesar 10 kilogram (kg)" Ucap Pj. Bupati Pidie saat sidak.
Lebih lanjut, Pj Bupati Pidie mengatakan, sidak ini selain memastikan stok sembako, terutama beras tercukupi selama Ramadan dan Lebaran. Sidak ini juga dilakukan untuk mengawal penyaluran bantuan pangan berupa beras dari Badan Pangan Nasional (BPN).
Untuk diketahui bahwa Bulog Drivre Sigli menyiapkan beras menjelang lebaran sebanyak 1.200 ton untuk didistribusikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menjelang Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah.
Menyambut Bulan Suci Ramadhan Penjabat Bupati Pidie Ir.Wahyudi Adisiswanto M.Si., menyalurkan sapi Meugang untuk masyarakat miskin ekstrem di setiap kecamatan. Total ada 27 ekor sapi yang disebarkan di setiap kecamatan yang ada di Pidie.
Penyerahan sapi Meugang ini langsung diserahkan oleh Pj Bupati Pidie Wahyudi Adisiswanto kepada Panitia Meugang Akbar disaksikan oleh seluruh SKPK di Mesjid Al-falah pada Senin 20/03/2023. Nantinya Panitia Meugang Akbar yang akan menyembelih dan menyalurkan daging sapi Meugang kepada masyarakat miskin.
Penjabat Bupati Pidie Ir Wahyudi Adisiswanto M.Si., mengatakan "distribusi sapi Meugang ini untuk membantu masyarakat miskin yang ada di Pidie".
Pemerintah Kabupaten Pidie menargetkan 100 ekor sapi untuk disembelih pada hari Meugang pertama pada Selasa 21/03/2023, namun yang terkumpul baru 27 ekor sapi, jadi langsung kita sembelih pada hari Meugang pertama agar masyarakat miskin bisa menikmati daging meugang.
"Jadi kita sembelih 27 ekor sapi pada hari ini untuk dibagikan kepada masyarakat miskin" ungkap Pj. Bupati Pidie
"Sapi Meugang ini berasal dari sumbangan donatur, ada unsur SKPK, Forkopimda dan unsur politisi" tuturnya.
Penyembelihan sapi Meugang ini dilaksanakan di Mesjid Al-Fallah kota Sigli. Sementara untuk kecamatan berjauhan dari pusat kabupaten sapi akan di antar dan disembelih pada tempatnya masing-masing.
"Ini merupakan salah satu agenda Dalam rangka menurunkan angka kemiskinan ektrem di Pidie" ungkap Wahyudi Adisiswanto
Pemerintah Kabupaten Pidie meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2023. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin, di Balai Sudirman Jakarta kepada Pj. Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto M.Si., pada (14/03/2023).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI ini. Pj Bupati Pidie Ir Wahyudi Adisiswanto M.Si., turut didampingi oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pidie dr. Armanusah M. Thaib, Kabag Prokopim Teuku Iqbal, S.STP., M.Si., serta Plt Kabag Umum, Drs Akmal.
Pemerintah Kabupaten Pidie menempatkan program ini sebagai program prioritas, dan Alhamdulillah Pidie terpilih sebagai penerima Universal Health Coverage (UHC) Award 2023.
Hal ini lantaran Pemkab Pidie sudah mencapai 95 persen cakupan Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau Universal Health Coverage (UHC) sebagaimana yang ditetapkan pemerintah pusat.
"Maka dari itu kepada masyarakat Pidie tidak perlu ragu lagi untuk mengakses layanan kesehatan secara gratis menggunakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)” jelas Ujar Pj. Bupati Pidie Ir Wahyudi Adisiswanto M.Si., usai menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2023.
"Program ini bisa terlaksana dengan baik sebagai wujud kepedulian kami kepada masyarakat Pidie,” ucapnya.
Cakupan kepesertaan jaminan kesehatan dalam hal ini program JKN BPJS Kesehatan di Kabupaten Pidie kini mencapai pada angka 95 persen. Artinya, hampir seluruh masyarakat sudah merasakan jaminan kesehatan.
"Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas torehan prestasi pada bidang kesehatan, tidak masalah kita keluarkan uang setiap tahun untuk BPJS (kesehatan), asal kesehatan masyarakat terjamin" pungkasnya.
Untuk diketahui bahwa penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2023 diberikan kepada 22 provinsi, serta 334 kabupaten/ kota.