.


Pemerintah Kabupaten Pidie telah menggelar Rapat Paripurna Tentang Penutupan Sidang Pembahasan Rancangan KUA dan PPAS Kabupaten Pidie Tahun Anggaran 2024 di Gedung DPRK Pidie. Pada tahun 2024 Pemkab Pidie mengalami defisit anggaran akibat pembengkakan rencana belanja, namun tidak tercukupi asumsi pendapatan.

Kondisi ini tergambar dari Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (KUAPBK). Hal ini sudah disepakati antara Eksekutif dan Legislatif pada pembahasan KUA PPAS pada Jum'at 18/8/2023.

Penjabat Bupati Pidie Ir, Wahyudi Adisiswanto, M.Si., kepada redaksi mengatakan walaupun kondisi keuangan sedang sulit, Pemkab tetap mempertahankan belanja yang diprioritaskan.

"Dalam hal ini alokasi dana desa untuk membayar penghasilan tetap (siltap) Keuchik dan jajaran perangkat desa dalam Gampong yang ada di Kabupaten Pidie" ucapnya.

"Alokasi Dana Gampong tidak ada perubahan, siltap masih sama seperti tahun yang lalu" terang Wahyudi.

Bahkan Wahyudi sudah menekan TAPD untuk memprioritaskan Alokasi Dana Gampong (ADG) ketimbang belanja operasional SKPK.

Karena peran desa sangat sentral dalam pembangunan dan memiliki berpengaruh besar.

"Kalaupun seandainya tidak ada Operasional kantor harus tutup, maka kita tutup, yang penting Alokasi Dana Gampong (ADG) tidak di ganggu" paparnya.

Apapun yang terjadi Pemkab Pidie tetap memprioritaskan pada pembangunan Gampong.

Untuk diketahui bahwa postur Anggaran KUAPBK-PPS 2024 pendapatan daerah tahun 2024 disepakati bersama sebesar Rp. 1.082.686.180.897.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2024, Pemkab Pidie menargetkan Rp. 219. 034.843.099. sedangkan pendapatan transfer sebesar Rp. 828.124.169.848., sedangkan pendapatan lain-lain yang sah Rp. 35.527.168.000.

Target belanja pada tahun 2024 diproyeksikan mencapai angka Rp.1.129.170.535.321, dana ini diperuntukkan untuk belanja operasional sebesar Rp. 995.461.970.254, sedangkan belanja modal sebasar Rp. 29.465.756.937.

Alokasi belanja tak terduga (BTT) sebesar Rp. 8.753.592.115, sedangkan biaya transfer sebesar Rp. 95.489. 216.015.

KUA-PPAS tahun 2024 ini belum termasuk alokasi dana desa (ADD), Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA), dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Kekurangan dana pada tahun 2024 akan di tutup dari dana pembiayaan kebutuhan pemilihan kepala daerah sebesar 27 milliar, dan sisanya 20 milliar akan menjadi defisit pada tahun depan.(Pandu Digital)

Sigli - Penjabat Bupati Pidie Ir, Wahyudi Adisiswanto, M.Si., disela-sela tahun kedua bertugas sebagai Penjabat Bupati Pidie mengisi agenda kegiatan dengan bersilaturahmi ke kediaman Ulama Kharismatik Pidie yang juga Pimpinan Dayah pada Jum'at Malam (27/7/23).


Ulama yang di kunjungi ini adalah Abi Nasaie, AR Pimpinan Dayah Fauzul Fata terletak di Desa Neuhuen Kecamatan Batee Kabupaten Pidie.  

Dalam kunjungan tersebut Pj Bupati Pidie Wahyudi Adisiswanto meminta bimbingan, arahan, petuah dan nasehat, khususnya dalam memimpin Pidie untuk satu tahun ke depan. 

Pj. Bupati Pidie juga mengutarakan kepada Ulama Kharismatik yang Mahir dalam Ilmu Tafsir ini, bahwa agenda tahun kedua menjabat sebagai Pj. Bupati ada program jangka pendek dan jangka panjang. 

"Konsep Program jangka panjang ini adalah pembangunan Pabrik Semen, pembangunan Waduk Tiro dan penegerian kampus Jabal Ghafur (Unigha)" jelasnya. 

Saat ini ke tiga Program jangka panjang ini terus di garap, agar usulan masyarakat Pidie ini dapat terealisasi dengan baik. Apalagi seluruh elemen Sipil Pidie sangat mendukung Agenda Mantan Kabinda NTB ini.

Sementara itu, program jangka pendek dengan melaksanakan Wisata tematik. Wisata tematik merupakan tren wisata dalam bentuk kegiatan, menciptakan pengalaman baru dalam berwisata. Wisata tematik dengan mendatangi kawasan wisata yang sudah di siapkan dengan tema tertentu. 

"Program wisata tematik ini meliputi wisata laut, wisata gunung dan wisata Dayah. Untuk konsep wisata gunung dan laut sudah disampaikan konsep wisatanya pada Dinas/ instansi terkait" Paparnya. 

Nah, wisata Dayah ini merupakan hal baru yang akan disajikan di Pidie, seperti mengunjungi Dayah, bicara arah pembangunan Pidie sambil ngopi dengan Tgk/ Ustadz maupun guru pengasuh sambil mendengar Zikir barzanji, puji-pujian Asma Allah maupun Dalail al- Khairat oleh para Santri.

"Tentu nantinya setiap kebijakan yang dilahirkan berasal dari tempat yang baik, dan hasilnya pun akan baik" Terangnya. 

"Hal ini sangat menarik, melihat Pidie dengan Jumlah Dayah yang sangat memadai. Potensi ini harus kita kembangkan, Dayah ini harus dilibatkan dalam pembangunan agar Pidie sebagai Icon Kota Santri muncul".

Pj. Bupati Pidie Ir, Wahyudi Adisiswanto, M.Si., juga meminta petuah, nasehat, bimbingan dan doa restu, dari Abi terkait Program yang akan di jalankan pada tahun 2023 ini. Dengan Doa Restu Ulama, InsyaAllah program ini akan berjalan sesuai harapan" tuturnya. 

"Alhamdulillah dan terimakasih atas kunjungan Pak Wahyudi selaku Pj. Bupati Pidie ke Dayah yang sederhana ini, InsyaAllah silaturahmi membawa berkah dan diridhai oleh Allah SWT dalam kepemimpinan Bapak ke depan," ungkap Abi Nasaie AR yang juga Alumni Dayah Ruhul Fata Seulimeum Aceh Besar. 

Pertemuan ini ini di akhiri dengan doa yang di pimpin langsung oleh Abi Nasaie AR dan ditutup dengan membaca Shalawat secara berjamaah.

Penjabat Bupati Pidie Ir Wahyudi Adisiswanto M.Si., menerima surat dari Kementerian Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan. Surat yang di tandatangani langsung oleh Letnan Jenderal (TNI) Teguh Pudjo Rumekso selaku Sekretaris Kemenko Polhukam dengan nomor B-2523/HK.00.03/07/2023.

Surat tersebut berisi Apresiasi dan terima kasih atas suksesnya agenda Nasional di Kabupaten Pidie yang kini di jabat oleh Alumni Universitas Jembar Ir. Wahyudi Adisiswanto M.Si.



Untuk diketahui bahwa Kabupaten Pidie terpilih sebagai Kabupaten Perdana penyelesaian Kasus pelanggaran HAM berat masa lalu. Ada 12 kasus pelanggaran HAM berat Masa lalu di Indonesia, dari 12 titik pelanggaran HAM berat masa lalu di Indonesia, Pidie terpilih sebagai Kabupaten dimulainya Kick-off penyelesaian Non Yudisial HAM berat masa lalu.

Berikut petikan suratnya;

Sehubungan dengan hal tersebut diatas, disampaikan ucapan terimakasih sebesar-besarnya atas segala dukungan dan bantuannya, pada kegiatan Kick Off Pelaksanaan Rekomendasi Penyelesaian Non-Yudisial Pelanggaran Hak Asasi Manusia yang berat. yang telah dihadiri oleh Presiden RI pada tanggal 27 Juni 2023, di Rumoeh Geudong, Desa Bili, Kecamatan Glumpang Tiga, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Sehingga acara tersebut dan terselenggara dengan baik, aman dan lancar, demikian isinya. 

Terkait dengan surat tersebut Penjabat Bupati Pidie Wahyudi Adisiswanto mengatakan "keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari kerjasama semua pihak, hingga berjalan aman, damai dan tertib".

"Kami bergandengan tangan dengan semua pihak, SKPK, Ulama, Pemuda, Santri, Keuchik serta Tokoh-tokoh masyarakat setempat yang tulus menyukseskan kegiatan tersebut" ungkapnya. 

Masih banyak agenda di depan yang perlu dipersiapkan dan dikerjakan sesuai yang tertuang dalam Slogan Selama Pidie Mulia. 

Kehadiran Presiden Jokowi ke Pidie sebagai langkah awal dalam membangun Kabupaten Pidie, InsyaAllah Pusat akan memfokuskan setiap usulan dan kebutuhan masyarakat Pidie.

Hal lain di ungkapkan oleh Pemuda Pidie yang tergabung dalam Kaukus Pemuda Pidie "Sesungguhnya Kesuksesan ini diperoleh berkat kebersamaan serta ketulusan masyarakat Pidie. Hal ini mampu diwujudkan oleh sosok Wahyudi Adisiswanto berkat nawaitu, ketulusan dan keikhlasannya dalam bekerja untuk Pidie". 

Terima kasih Pak Wahyudi telah mengikutsertakan kami dalam cerita ini" tutupnya.

Pemerintah Kabupaten Pidie telah melaksanakan pemutakhiran data Indeks Desa Membangun (IDM) sampai batas waktu yang ditentukan oleh kememdesa pada 6 Juli 2023 telah tuntas. Hal ini merupakan langkah dan komitmen penjabat Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto M.Si., dalam mewujudkan Zero Desa Tertinggal di Kabupaten Pidie.


Sampai batas waktu yang telah ditentukan, TAMP Kabupaten Pidie telah menyelesaikan semua tahapan kuisioner Indeks Desa Membangun (IDM) untuk 730 Gampong dalam 23 Kecamatan tahun 2023. Capaian survei pemutakhiran data Indeks Desa Membangun (IDM) mulai 2023-2024 di Pidie meningkat tajam.

Capaian tersebut sesuai data di laman idm.kemendesa.go.id/ pada pukul 00:00 WIB, Kabupaten Pidie telah menuntaskan survei IDM tersebut.

Indeks Desa Membangun (IDM) di Pidie tahun 2022 terdiri dari Desa Mandiri: 4 desa, Desa Maju: 36 desa, Desa Berkembang: 498 desa, dan Desa Tertinggal: 192 desa.

Untuk Tahun 2023-2024, Capaian IDM Kabupaten Pidie naik secara signifikan.

Tahun 2023, Desa Mandiri : 8 desa (1,10%); Desa Maju : 79 desa (10,82%); Desa Berkembang : 606 desa (83,01%); Desa Tertinggal : 37 desa (5,07%).

Target zore desa tertinggal yang ada di Pidie berjalan 100% dan sudah maksimal sesuai dengan output yang dihasilkan.



"Kami telah bekerja ekstra siang dan malam untuk meningkatkan Zero Desa tertinggal sesuai arahan dari Pj. Bupati Pidie" Ungkap Korkab TAMP Zakari Yusuf.

"Pada tahun 2023 tersisa 37 desa tertinggal yang memang masih perlu diperhatikan ke depan, baik sanitasi, bangunan dan jalan" ujarnya.

Sementara itu Penjabat Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto M.Si., ke pada redaksi mengatakan "terima kasih banyak Kami haturkan untuk TPP P3MD, PIC IDM Provinsi, TAPM provinsi Aceh, DPMG, Korkab TAMP Pidie dan seluruh anggotanya yang Telah bersusah payah mengawal dan langsung turun kelapangan".

Lanjutnya "terima kasih kami ucapkan untuk Dir. Advoker Bapak Fachri, Bapak Mustakim, Bapak Suhandani dari Kementerian Desa yang telah turun langsung dari Jakarta ke Pidie, memberikan pencerahan kepada seluruh Keuchik, Camat, TAMP Pidie dan PD guna mendukung program zero desa tertinggal".



"Kita Apresiasi atas kebersihan kinerja teman-teman TAMP Pidie dalam mengawal proses ini. Keberhasilan ini adalah prestasi bagi Kabupaten Pidie dalam mewujudkan Pidie Mulia" pungkasnya.

Untuk diketahui bahwa hasil IDM 2023 ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan Sosialisasi dan Bimbingan teknis tim Kememdesa PDTT pada 17 Juni 2023 dalam upaya menciptakan Pidie Zero Desa Tertinggal kepada Keuchik, Camat, Ulama, TAPM dan Pendamping Desa.

Sosialisasi Indeks Desa Membangun ini turut di hadiri oleh Tim Kementerian Desa yaitu Bapak Suhandani Direktorat Advokasi dan Kerja Sama Desa dan Perdesaan Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementerian PDTT. Dan Bapak Mustaqim selaku Person in Charge (PIC IDM 2023 Nasional).



Penjabat Bupati Pidie Ir Wahyudi Adisiswanto membuka rangkaian kegiatan sosialisasi perkoperasian bagi masyarakat korban Pelanggaran HAM Rumoeh Geudong dan Pos Sattis di Delima Hotel pada Jum'at (23/6/2023). 



Kegiatan ini diikuti oleh para korban Rumoeh Geudong. Hadir langsung pada kegiatan sosialisasi perkoperasian bagi masyarakat korban Rumoeh Geudong Asisten Deputi Pengembangan SDM Perkoperasian dan Jabatan Fungsional Kementerian Koperasi dan UKM RI Nasrun Siagian.

Kegiatan ini merupakan pemenuhan Hak korban Pelanggaran HAM Rumoeh Geudong yang di sponsori langsung oleh Kementerian Koperasi UMKM RI. 

Penjabat Bupati Pidie mengatakan "rangkaian kegiatan ini adalah proses pemenuhan hak bagi korban Pelanggaran HAM Rumoeh Geudong". 

Selama dua hari kegiatan ini, korban akan mendapatkan bimbingan dan ilmu untuk pengembangan Koperasi dan Usaha kreatif lainya. 

"Ini merupakan kegiatan pengembangan ekonomi kerakyatan bagi korban Rumoeh Geudong, dipastikan nantinya agar korban ini menjadi pelaku usaha yang mandiri, dan mampu memberikan kontribusi positif dalam pengembangan ekonomi". 

"Koperasi dan pelaku UMKM merupakan salah satu pelaku ekonomi yang survive,  dan sektor real yang mampu bertahan di tengah dampak krisis global maupun penyebaran virus covid 19 Tutupnya.

Pemerintah Pusat dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo akan mengunjungi Pidie pada 27/6/2023. Kunjungan Orang nomor Wahid ke Pidie untuk melakukan kick-off penyelesaian pelanggaran hak azasi manusia (HAM) berat pada masa lalu di Aceh secara non-yudisial.

Lokasi yang akan dikunjungi Presiden RI saat di Pidie adalah Rumoh Geudongterletak di Gampong Bili Aron, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie Aceh.


Dipilih Rumoh Geudongkarena disini dulunya terjadi pelanggaran HAM berat semasa bergejolak perang antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dengan Pemerintah Republik Indonesia.

Dilokasi terpisah Penjabat Bupati Pidie Ir Wahyudi Adisiswanto M.Si., mengatakan "kunjungan Presentasi Jokowi ke Pidie dalam rangka menyelesaikan kick-off penyelesaian pelanggaran HAM berat masa lalu".

Ada beberapa titik yang nantinya akan di hadiri Presiden Jokowi selama kunjungan kerja ke Aceh.

Wahyudi mengatakan "di lokasi Rumoh Geudongini nantinya akan di bangun Mesjid. Mesjid ini nantinya bisa digunakan sebagai pusat peradaban Islam. Di samping itu juga bisa difungsikan sebagai tempat Pendidikan, di jadikan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA)".

Biar anak-anak Pidie ini langsung tersentuh dengan Al-Qur'an. Apalagi TPA sekarang sangat mudah pengurusan perizinan tambahnya.

Kita jadikan Rumoh Geudongini sebagai pusat peradaban Islam.

"Bisa juga dibangun sekolah dan Kampus, kan lahannya luas, jadi banyak manfaat di tanah bekas Rumoh Geudong ini" jelasnya.

Dengan hadirnya mesjid akan banyak masyarakat yang berdoa untuk segala Arwah korban Rumoeh Geudong. Apalagi dulu korban yang meninggal tidak dilaksanakan Fardhu Kifayah. Dengan adanya mesjid ini, maka masyarakat yang shalat dan berdoa akan Kusy'u.

 

SIGLI, Penjabat Pemerintahan Kabupaten Pidie, Ir. Wahyudi Adisiswanto M.Si., akan berusia satu tahun pada 18 Juli 2023 nanti. Begitu selesai di lantik Wahyudi Adisiswanto langsung melakukan terobosan utama yaitu Silaturahmi dengan Ulama sepuh yang ada di Pidie. Sudah menjadi kewajiban bagi Wahyudi Adisiswanto apabila bertugas di daerah yang baru untuk bersilaturahmi dengan Ulama sepuh, hal ini sesuai Wasiat Almarhum Bapaknya.


Dalam memimpin sebuah daerah, tentu Penjabat Bupati Pidie Wahyudi Adisiswanto memiliki segudang prestasi dan pengalaman kerja. Sosok pemimpin yang Santun, Tawadhu dan Akrab terhadap Ulama. Dalam satu kesempatan Wahyudi pernah menuturkan Tanpa Abu Lamkawe (Ulama Sepuh Pidie), Saya bukan siapa-siapa di Pidie.

Berdasarkan keyakinan, Wahyudi Adisiswanto terus bekerja dalam senyap.

Dilansir dari Tribunnews gebrakan utama Wahyudi Adisiswanto menggalang kebersamaan dengan menyelenggarakan Kegiatan Pidie Bershalawat serta menyantuni 1000 Anak Yatim yang ada di Pidie. Satu anak yatim mendapatkan santunan senilai 1.000.000.

Bukan hanya di situ pada perhelatan Hari Santri Nasional ke- 7 pada 22 Oktober 2022, Mantan Kabinda NTB ini turut menghadirkan Pencetus Hari Santri Nasional (HSN) KH. Gus Thoriq Darwis Bin Ziyad Pimpinan Pondok Pesantren Babussalam Malang, serta Para Pimpinan Kiyai Muda Bersatu ke Pidie. Hal ini untuk menumbuhkan semangat para Santri Pidie untuk terus mengukir prestasi menjadi pemangku gudang ilmu Allah.

Tak hanya disitu, 1000 Pesilat Cilik ikut digalang oleh Wahyudi Adisiswanto untuk terlibat langsung sebagai putra daerah pada Pekan Olahraga Nasional (PORA). Al hasil Kabupaten Pidie keluar sebagai juara umum pada PORA XIV, hingga dijuluki Pidie Penguasa Tanah Rencong.

*Kami dari masyarakat awan di pedalaman Pidie mengucapkan terimakasih banyak kepada Bapak Pj. Bupati Pidie atas kepercayaannya kepada anak kami untuk tampil pada event besar seperti Pora Pidie.


Dimana banyak event di kabupaten pidie sebelumnya kami datang hanya untuk menonton orang lain yang tampil tapi hari ini kami datang untuk nonton anak sendiri dan Kami bangga. Dengan penuh air mata ketika melihat jurus tumbukan dan tangkisan diiringi goyangan bendera yg berwarna warni. Pesan ini dikirim oleh salah satu orang tua pesilat cilik kepada Penjabat Bupati Pidie via WhatsApp.

Walaupun diterpa dengan isu Politik tentang pelayanan PORA XIV Pidie, Wahyudi Adisiswanto tetap tersenyum dan tetap menjadi tuan rumah yang baik.

Ir. Wahyudi Adisiswanto M.Si., terus memimpin dengan kasih sayang, hal ini terlihat saat Silaturahmi Akbar antara Himpunan Ulama Dayah (HUDA) Pidie dan Keuchik (kepala desa) dan seluruh SKPK di Tiro, agar terjalin hubungan kekeluargaan.

Tidak sampai disitu Bapak Seribu Anak Yatim ini juga melakukan terobosan baru dengan menyembelih 34 ekor sapi pada hari Meugang perdana menyambut Ramadhan 1444 H.

Berdasarkan penuturan anggota babinkantibmas yang bertugas mengantarkan daging Meugang, Alhamdulillah masyarakat miskin yang menerima daging Meugang, terharu dan sangat bersyukur atas kepedulian Bapak Penjabat Bupati Pidie. Tidak ada dalam sejarah Pemimpin Pidie peduli kepada kami masyarakat miskin.

Sejatinya Pj. Bupati Pidie Wahyudi Adisiswanto sudah mengembalikan Marwah Pemimpin Aceh lewat
Seonggok Daging Meugang untuk masyarakat miskin.

Tak hanya disitu upaya-upaya merajut keharmonisan antara masyarakat Pidie yang ada di Jakarta dengan masyarakat Pidie yang berdomisili di Pidie, Wahyudi Adisiswanto menghadiri Halal Bil Halal yang di inisiasi oleh Kaukus Pemuda Pidie di Pantai Lhok Mamuni Batee, dengan melibatkan Masyarakat sekitar Batee.

Wahyudi Adisiswanto hanya terobsesi untuk membangun mesjid di Pidie, rencana awal akan dibangun mesjid di Keuniree, agar bisa di fungsikan oleh mahasiswa yang kuliah di Al-Hilal, Namum dalam perjalanan tanahnya bermasalah.

Rencana pembangunan Mesjid ini dialihkan ke Lhok Mamoni Batee, tetapi karena belum punya uang, tertunda dulu. Tetapi Alhamdulillah ada kunjungan presiden dalam waktu dekat untuk pemulihan pelanggaran HAM berat, maka Pak Wahyudi mengusulkan ke Presiden untuk dibangun Mesjid di lokasi pelanggaran HAM.

Presiden Jokowi rencananya akan datang ke Pidie pada tanggal 27 Juni 2023, dengan agenda penyelesaian pelanggan HAM di Aceh. Rencananya Presiden akan berkunjung ke Rumoeh Geudoeng.

Ibaratnya Wahyudi Adisiswanto ini adalah dokter, tentu dokter dalam memberikan resep obat sesuai dengan takaran dan kondisi pasien. Kalau pasien mau sembuh, ikuti aturan dan anjuran yang dikatakan dokter.

Berbagai upaya terus dilakukan oleh Wahyudi Adisiswanto untuk melirik Pusat ke Pidie. Hingga mengundang khusus, Kepala Staff Kepresidenan (KSP) Jendral TNI (Purn) Dr. H. Moeldoko, S.I.P ke Pidie guna melihat kondisi irigasi yang ada di Pidie. Upaya ini dilakukan agar Pusat memberikan perhatian khusus kepada Pidie. Berikutnya juga melakukan kerja sama dengan BNPT dengan mengundang Koordinator Data dan Pelaporan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Moch. Chairil Anwar, SH ke Pidie.

Sederetan prestasi yang di ukir Pria yang dulu bekerja di lembaga Delik Sandi Negara Ir. Wahyudi Adisiswanto M.Si., yaitu Predikat Kepatutan Pelayanan Publik Ombudsman RI, Penghargaan dari RMOL atas kesuksesan menyelenggarakan PORA XIV Pidie, Juara Umum PORA XIV, penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2023 diberikan langsung oleh Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin, Wahyudi Adisiswanto dinobatkan sebagai tokoh Rekonsiliasi dan Pembangunan oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), dan lain-lain.

Baru-baru ini, untuk meningkatkan produktivitas desa, terobosan Bapak Wahyudi dalam bekerja, menghadirkan Perwakilan kementerian desa ke pidie, guna memberikan pemahaman Indeks Desa Membangun. Hal ini dilakukan agar 192 tertinggal yang ada di Pidie menjadi naik kelas ke desa Berkembang.

Semakin naik Indeks Desa Membangun maka akan bertambah pula dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat. Semua ini dilakukan dengan niat yang tulus untuk menyelesaikan problem yang selama ini terjadi di Pidie.

Salah satu guru Kontrak yang bertugas mengajar di lokasi Transmigrasi Geumpang menuturkan "bangga pada pimpinan yang berjiwa kemanusiaan, seperti Bapak Pj. Bupati kali ini. Semoga sehat dan istiqamah selalu.

Disisi lain Masyarakat Miskin juga berdoa "Ya Allah salut saya dengan Bapak Pj. Bupati kita walau punya jabatan tetap tetap tawadhu di depan ulama. Semoga Bapak Pj. Bupati sehat selalu dan tetap istiqomah"

"Semangat dan istiqomah Bapak Wahyudi Adisiswanto, saya bangga dengan beliau, berilmu tinggi tapi rendah hati. semoga Bapak sehat selalu". Aminnn ungkap Warga Kecamatan Pidie.

Berbeda dengan Ketua Tuha peut Pidie ini, dia menuturkan "seiring perjalanan waktu, Sembilan sudah Kabupaten Pidie di bawah Kepemimpinan Bapak Pj. Ir. Wahyudi Adisiswanto. Saya mengamati Common touch beliau semakin tajam. Dalam setiap kesempatan, selalu berinteraksi, bersentuhan, bertukar pikiran dengan Rakyatnya".

"Hal ini penting karena Sang Pemimpin akan selalu ingat bahwa, tujuan dari kebijakannya adalah meningkatkan derajat dan taraf hidup masyarakatnya yg real bukan abstrak. Lebih murni, lebih santai serta cukup sederhana".

"Semoga, setiap pikiran, ucapan dan tindakan Bapak Ir. Wahyudi Adisiswanto ke depan dalam menahkodai Pidie, selalu dalam Petunjuk dan Bimbingan dari Allah Swt. Amin ya Allah".

Wahyudi Adisiswanto adalah sosok pemimpin Idaman Masyarakat Pidie, bahwa Wahyudi Adisiswanto mampu memberikan harapan baru untuk Pidie dengan terus menyapa Masyarakat dengan Sembarang Salam Pidie Mulia, menuju Pidie Baldathun Thayyibathun Warabbun Ghafur. 

RTIKPIDIE.OR.ID - SIGLI, Pemerintah Kabupaten Pidie Provinsi Aceh Darussalam mencanangkan raihan target Zero Desa Tertinggal yang akan dicapai secara bertahap hingga 2024 mendatang dalam proses survei pemutahiran data Indeks Desa Membangun yang dimulai tahun ini (2023).



Pernyataan tersebut disampaikan secara lugas oleh Pejabat Bupati Pidie, Wahyudi Adi Siswanto pada acara Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Indeks Desa Membangun Guna Mencapai Target Kabupaten Pidie Zero Desa Tertinggal pada Sabtu, (17/06/2023) di Aula Pemkab Pidie.

"Salam Pidie Mulia, hasil survei IDM [Indeks Desa Membangun] 2022 merinci status 730 Gampong [Desa] di Kabupaten Pidie terdiri atas 4 Desa Mandiri, 36 Desa Maju, 498 Desa Berkembang dan 192 Desa Tertinggal. Hari ini kita canangkan bahwa pada 2024, Kabupaten Pidie Zero Desa Tertinggal," kata Wahyudi dalam sambutannya.

Wahyudi menyampaikan apresiasinya dengan kehadiran Tim Pemutahiran Data IDM 2023 Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

"Pemkab Pidie sangat optimis dengan kinerja bersama, bersinergi antar sektor Pemkab, DPMG, Camat dan Kepala Gampung serta tokoh masyarakat juga alim ulama, 192 desa tertinggal secara bertahap bisa naik status jadi Desa Berkembang. Surat Pemkab Pidie dijawab Kemendes PDTT dengan menurunkan tim IDM nya, 2 orang yaitu Pak Suhandani dan Pak Mustakim yang merupakan PIC [Person in Charge] IDM 2023," kata Alumnus Fakultas Pertanian Universitas Jember itu.


Mustakim, Perencana Ahli Muda yang juga PIC IDM Kemendesa PDTT menyatakan pihaknya merasa optimis akan adanya pengurangan jumlah desa tertinggal pada survei pemutahiran data IDM 2023 di Kabupaten Pidie.

"Pak Suhandani bersama saya turun ini sebagai bagian dari tugas Kemendesa untuk memastikan proses pemutahiran data IDM pada 730 Gampong di Kabupaten Pidie bisa berjalan lancar, bila memungkinkan bisa lebih progresif akan deadline 30 Juni 2023 bisa dipenuhi," kata Mustakim pada kesempatan sama.

192 Gampong di Kab. Pidie dengan status sebagai Desa Tertinggal, kata Mustakim, mesti didorong secara sistemik untuk naik status semuanya.

"Inisiasi upaya Pemkab Pidie untuk membuat wilayahnya bisa meraih Zero Desa Tertinggal secara bertahap terwujud ini semoga bisa mendorong kabupaten lainnya di Provinsi Aceh Darussalam meniru langkah-langkah tersebut, menyusul jumlah desa tertinggal di provinsi tersebut cukup besar," ungkap Mustakim.

Data input IDM 2023 di Provinsi Aceh, dari 6.500 Desa/Gampong, 4.811 desa belum tuntas input datanya. Ada 1.689 Desa telah selesai input data dan telah diverifikasi atau setara 25,89%.

IDM ini komponen indikatornya terbagi 3 yaitu Indeks Ketahanan Ekonomi, Indeks Ketahanan Sosial dan Indeks Ketahanan Lingkungan.

Peserta Sosialisasi IDM itu diikuti Kepala Gampong yang berstatus desa tertinggal, 23 camat dan OPD di lingkungan Pemkab Pidie serta tenaga pendamping desa.

"Semoga bisa segera dituntaskan semua," ujar Mustakim.

Sigli - Disela-sela kegiatan Penas XVI (Pekan Nasional Petani Nelayan) 2023 di Padang Sumatera Barat, Penjabat Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto M.Si., menyempatkan diri hadir di Solok dalam rangka belajar meningkatkan Hortikultura di Kabupaten Solok Sumatera Barat pada (10/6/2023). 

Penjabat Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto M.Si., bersama Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian RI, DR. Ir. Prihasto Setyanto disambut oleh Bupati Solok, Epyardi Asda di Chambai Hills, Kecamatan Lembah Gumanti. 

Kepada redaksi Pj. Bupati Pidie, Wahyudi Adisiswanto mengucapkan "terima kasih kepada Pemda Solok karena telah diterima dengan luar biasa di Kabupaten Solok. Semoga silaturahmi ini terus terjalin dalam menyukseskan sektor Hortikultura".

"Kabupaten Pidie merupakan kabupaten yang memiliki SDM yang banyak dan juga memiliki potensial baik untuk dikembangkan" ucap Wahyudi dalam sambutan di depan Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian RI. 

“Maka dari itu kami ingin mencontoh di Kabupaten Solok ini bagaimana cara pengembangan budidaya bawang merah dan juga kultur serta budayanya, sehingga bisa kami terapkan nanti di Kabupaten Pidie" pungkasnya.

Sigli - Tak terasa sudah sebelas (11) bulan Pemilik Semboyan Salam Pidie Mulia menjalani tugasnya sebagai Penjabat Bupati Kabupaten Pidie. Dalam waktu singkat pemilik nama lengkap Ir. Wahyudi Adisiswanto M.Si., telah mengukir beberapa prestasi di bumi Serambi Mekkah ini. 

Dilantik pada 18 Juli 2022 sebagai Pj. Bupati, pada 18 November 2022 Ditemukan Polio dan pada 10 Desember 2022 adanya perhelatan Akbar Pesta Olahraga PORA (XIV). Simak kerja keras Wahyudi Adisiswanto dalam membawa Pidie Sebagai Kabupaten Layak Anak. 

Kabupaten Pidie merupakan salah satu Kabupaten yang masuk Verifikasi Lapangan Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) oleh Kemen PPPA - RI.  Pertemuan tersebut dilaksanakan secara Daring melalui Zoom Meeting di Pendopo Bupati Pidie.

Kepada redaksi Penjabat Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto M.Si., mengatakan bahwa "kabupaten Pidie merupakan kabupaten Layak Anak. Hal ini dibuktikan dengan pembinaan 1000 Pesilat Cilik yang tampil pada Opening Ceremony PORA XIV 2022".

1000 pesilat cilik ini merupakan anak-anak yang bersekolah di kampung, kita didik dan bina untuk tampil di pesta tahunan Rakyat Aceh (PORA XIV). 

Kabupaten Pidie juga sukses menyelenggarakan Program Pencanangan Imunisasi Polio.  Alhamdulillah berhasil meraih penghargaan terbaik pertama pada Pekan Imunisasi Dunia 2023 yang langsung diserahkan oleh Menkes RI Budi Gunadi Sadikin. 

Lahirnya Perpustakaan Bunda Literasi di Musem Tsunami menjadi bukti bahwa Kabupaten Pidie menjadi salah satu Kabupaten Layak Anak. 

Pernyataan resmi ini disampaikan pada Rapat Zoom Meeting dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak RI pada (31/5/2023)

Hadir pada pertemuan tersebut Pj. Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto M.Si., Ketua PKK Pidie Ny Suaidah Sulaiman, Kadis P3AKB, Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), Lembaga dan mitra kerja terkait. 

"Ini merupakan prestasi luar biasa yang patut kita syukuri" ungkap Pria yang sering bicara silat mencari kawan, shalat mencari tuhan. 

"Keberhasilan Pidie meraih juara Umum pada PORA XIV merupakan berkat doa dan bimbingan ulama, juga sinergitas seluruh jajaran Forkopimda Pidie" Ucapnya.

Lanjutnya "Melatih 1000 anak yang rata-rata berusia 9 -12 tahun tentu membutuhkan kesabaran yang tinggi. Tanpa adanya kebersamaan dan sinergitas yang kuat tentu ini tidak akan berhasil".

Empat (4) bulan Wahyudi mengemban amanah sebagai Penjabat Bupati Pidie langsung dihadapkan dengan musibah temuan kasus Polio. 

Tentu ini bukan kebetulan, Wahyudi dengan tenang langsung mencanangkan program tetesan manis (imunisasi) terhadap 1000 anak-anak silat. Program ini berhasil mencuri perhatian Kemenkes RI. 

Lewat jargon tetesan manis sehingga program ini mampu mencapai target imunisasi yang diharapkan oleh Kemenkes RI. Keberhasilan ini juga berkat dukungan dan kerja sama antara Pemerintah, Ulama, tokoh masyarakat, pemuda, OKP dan Ormas-ormas Islam. 

"Alhamdulillah program ini berjalan sukses, di awali dengan tetesan manis (imunisasi) 1000 pesilat cilik di Alun-alun kota Sigli hingga berlanjut ke sekolah yang tersebar dalam 23 kecamatan yang ada di Pidie" ucapnya.

Rasa kekeluargaan dan berkasih sayang yang selalu kami tanamkan pada anak-anak silat, sehingga membuahkan hasil maksimal yang akan mengantarkan Pidie sebagai Kabupaten Layak Anak, dalam perwujudan salam pidie mulia ucap mantan Kabinda NTB.

RTIK Pidie

{picture#https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhr_RbLO-YeTggL4CVI93d_hoK2svoGJHeIPrbj-UhOziLljG06nVUMk4pGC6cvTfVS339KuXZFhHj1qbmyb7tORHjarTljjoG7qXtgk6KGc3u5-0JBVv-nhipascFKKhzm-S9FJmVDz4Nd/s320/Logo+RTIK+Pidie.png} Relawan TIK Pidie (Pengurus Daerah - Relawan TIK Indonesia) merupakan bagian dari Relawan TIK Indonesia dengan misi pengembangan pengetahuan dan pendampingan pemanfaatan Teknologi Komunikasi bagi masyarakat Pidie. {facebook#https://www.facebook.com/rtikpidie} {twitter#https://twitter.com/rtikpidie} {google#https://plus.google.com/+RtikpidieBlogspotIdPidie/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCK9aWVeJgR4LnAp7wILQbiA}