.

Sigli - Mengakhiri Kerja pada Minggu Pertama bulan September, Pj. Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto, M.Si., meresmikan Warung Ibu Nurlaili menjadi Posko Pangan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Program 100.000 posko pangan kerja sama dengan Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (INKOWAPI), Sahabat Usaha Rakyat (SAHARA), KADIN Indonesia dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Peresmian Posko Pangan ini dilaksanakan di Jln. Medan Banda Aceh terletak di Desa Pulo Batee Kecamatan Glumpang Tiga pada Jum'at (08/09/2023).

Penjabat Bupati Pidie Wahyudi Adisiswanto dalam sambutannya mengatakan sebuah paradigma yang mendasari sebuah kebijakannya sebagai Penjabat Bupati ada tiga, pertama ibu-ibu, kedua Pemuda dan ketiga Santri.

Ini merupakan Paradigma ibu-ibu yang mendasari kemajuan dunia usaha dengan mengembangkan posko pangan yang menyediakan sembako murah bersama kadin.

"Konsep utama kerja saya sebagai Penjabat Bupati ada tiga hal yaitu ibu-ibu, pemuda dan santri, konsep ini sudah saya sampaikan saat penyambutan saya pertama kali di pendopo Bupati" jelasnya. 

Lebih lanjut Wahyudi juga menyampaikan sangat terkesan dengan hadirnya Posko Pangan, karena harga sembako di posko pangan lebih murah. 

Bahkan Penjabat Bupati Pidie dalam sambutannya juga menyeru agar Ketua Kadin Pidie Pak Junaidi agar membuat perencanaan posko-posko pangan di titik yang lain, agar masyarakat lebih mudah mendapatkan paket sembako murah, sambil di iringi tepuk tangan peserta yang hadir. 

"Sejatinya bahwa kehadiran posko pangan yang digerakkan oleh ibu-ibu ini yang tergabung dalam Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (INKOWAPI) diharapkan agar keterlibatan pemuda dilibatkan sebagai pihak antar jemput pesanan paket sembako tadi" paparnya. 

Wahyudi juga berpesan agar para pemuda dan santri dilibatkan dalam kegiatan seperti ini. Tentu keterlibatan pemuda dan santri sangat berpengaruh dalam proses pembangunan Pidie ke depan.

Lebih lanjut Mantan Kabinda NTB ini menjelaskan bahwa "nantinya akan dibuat Aplikasi Online dalam belanja sembako pada posko pangan, dimana tanggung jawab ini diberikan kepada Plt. Sekda Pak Samsul agar membina Siswa maupun Santri yang mahir di bidang IT (tekhnologi informasi) untuk melahirkan sebuah Aplikasi Online" ucapnya. 

Semisal Aplikasi online yang dapat menampung pekerja semacam Gojek. Hal ini bisa dikolaborasikan dengan Posko Pangan dimana kalau nanti Ibu-ibu membutuhkan sembako, tinggal buka Aplikasi, nantinya para pemuda yang akan mengantar paket tersebut ke rumah.

"Aplikasi ini dapat mengefisienkan waktu juga menekan angka pengangguran di Pidie. Untuk sistem pembayaran bisa dilakukan COD maupun transfer" jelasnya. 

"Walaupun sederhana, tetapi program ini sangat modern, Nanti akan dilibatkan ibu-ibu, pemuda dan santri" tuturnya. 

Sasaran dari program ini adalah Dayah, karena kebutuhan yang paling banyak ada di Dayah. 

Apalagi kalau program ini di kembangkan di Dayah, hal ini sudah masuk unsur rasa kepedulian kita kepada alim ulama, karena keberadaan Republik ini berkat perjuangan Ulama, jadi salah satu bakti kita adalah dengan syukur kita kepada alim ulama dengan cara menghidupkan perekonomian di dayah-dayah. 

Wahyudi sangat antusias apabila tiga serangkai ini dikolaborasikan dalam satu paket dengan menjadikan Dayah sebagai tempat perputaran ekonomi makro. 

Pada kesempatan yang sama Penjabat Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto, M.Si., mengatakan bahwa akan mengembangkan wisata Dayah. Tujuan wisata Dayah adalah untuk mencairkan ketegangan psikologis, disamping itu juga ini merupakan bagian dari syiar Islam dengan memberi atau bersedekah di Dayah. 

Memberi adalah bahagian dari ajaran kita, makanya untuk mencairkan ketenangan psikologis sudah sepantasnya kita memberi kepada tempat-tempat yang bermanfaat seperti Dayah. 

Wisata Dayah ini hanya di Aceh, khususnya Pidie. Lebih lanjut Wahyudi menjelaskan bahwa nantinya Wisata Dayah ini akan di kembangkan konsepnya pasca pertemuan dengan Pemuda dan Ulama tempo hari di Pendopo Bupati Pidie. 

Wahyudi juga berpesan dengan adanya posko pangan ini nantinya bisa melibatkan ibu-ibu, pemuda dan santri, agar semua elemen terakomodir dalam pembangunan Pidie. 

Lahirnya Posko pangan ini juga berharap agar menekan angka inflasi. Menurutnya ada dua faktor terjadinya Inflasi, pertama harga barang kedua saya beli.

Tugas kita sekarang adalah bagaimana menurunkan harga barang dan meningkatkan harga beli. Kedua hal ini tidak akan selesai, hanya akan selesai dengan silaturahim ujarnya. 

Karena menurutnya silaturahim ini didasari dari rasa kasih sayang. Saling menghormati, saling membantu satu sama lain. Mudahan-mudahan dengan adanya ibu-ibu ini timbul rasa kasih sayang, karena wadah kasih sayang adalah ibu-ibu. Sedangkan pemuda mengembangkan kasih sayang tadi, sedangkan santri sebagai perekat.

"Dalam konteks Religi kita tidak akan tersesat dengan adanya santri-santri dalam pengembangan program ini" tutupnya. 

Hadir dalam kegiatan ini Penjabat Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto. M.Si., Plt. Sekda. Drs. Samsul Azhar, Asisten II. Ir. H. Tarmizi, Kadis Perindagkop. Cut Afrianidar. SH. M.Si, Kadis Pertanian dan Pangan, Hasballah, SP, MM, Wakil Ketua kadin. Zulkifli M. Juned, Camat Glumpang Tiga. Drs. Ishak, Kapolsek Glumpang Tiga. Akp. Imam Maksum, Keuchik dalam Kecamatan Glumpang Tiga dan Tokoh Masyarakat setempat.

Sigli- Perayaan HUT kemerdekaan RI tidak terlepas dari berbagai macam kegiatan di lakukan. Hal ini untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan yang telah di raih oleh Bangsa Indonesia. Semangat kemerdekaan ini tidak hanya di isi dengan upacara, melainkan juga dengan berbagai kegiatan sosial, salah satunya adalah pawai budaya. 



Kegiatan yang mengangkat tema "Pesona Pawai Budaya" mulai dari marching band, pertunjukan baju adat hingga seragam militer di mulai pukul 07.00, start di depan Bank Aceh dan berakhir di depan Pendopo Bupati Pidie, (19/08).

Peserta pawai budaya tampak mengenakan pakaian adat, mulai dari pakaian tradisional, pakaian kontemporer dan juga pakaian militer. Tidak hanya itu peserta juga menampilkan kesenian khas yang dipamerkan untuk memperkenalkan keanekaragaman yang ada di Pidie yang di balut dalam bingkai persatuan.

Penjabat Bupati Pidie Ir, Wahyudi Adisiswanto M.Si., mengatakan "kami apresiasi atas antusiasme dan partisipasi yang tinggi dari seluruh masyarakat Pidie untuk ikut dalam kegiatan ini".

"Kami melihat senyuman kebahagiaan dari para peserta pawai budaya, kebahagiaan seperti ini yang diharapkan lahir di Pidie, sehingga terbentuk sebuah tatanan masyarakat damai".

Wahyudi juga menuturkan bahwa Aceh khususnya Pidie dulunya adalah daerah merah saat konflik, jadi kita harapkan dengan adanya kegiatan-kegiatan ini kebahagiaan dan kasih sayang di masyarakat Pidie terus terpancar. 

"Pawai budaya ini bukan hanya seremonial belaka, tetapi juga diharapkan lahirnya sebuah keluarga yang Sakinah Mawaddah Warahmah, hubungan anak dan ibu, ibu dan bapak serta bapak dan anak" ujarnya. 

Pawai budaya ini juga di harapan lahirnya keluarga yang menenangkan, keluarga yang saling menghargai dengan kasih sayang, dan keluarga yang menyayangi dengan kelembutan. 

"Semoga keharmonisan keluarga, kebahagiaan terus terpancar di wajah generasi muda Pidie,  hanya itu yang kita inginkan" tutupnya.

Sigli - Pj. Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto, M.Si. menggelar silaturahmi dan temu ramah bersama Kaukus Pemuda Pidie, Ulama Muda dan Kepala SKPK dalam jajaran pemerintahan Kabupaten Pidie, pada Selasa malam (05/9/2023) di Pendopo Bupati Pidie.

Gelar Diskusi Paradigma Pidie Penjabat Bupati Pidie Libatkan Ulama, Pemuda dan Ibu-ibu

Silaturahmi dan temu ramah ini juga menggalang masukan dari tokoh Aceh Dr. Ir. Azwar Abubakar dalam mengembangkan sektor pendidikan dan pariwisata di Kabupaten Pidie.

Acara yang dikemas dalam bentuk Forum Group Discussion (FGD) ini bertujuan menyelaraskan persepsi dalam pembangunan Pidie ke depan.

Penjabat Bupati Pidie Wahyudi Adisiswanto dalam temu ramah mengatakan Pidie sangat istimewa. 

Bahkan dalam forum-forum resmi rapat penting dengan para Menteri, Wahyudi sering menyampaikan kalau mau belajar Indonesia belajarlah Aceh, kalau mau belajar Aceh belajarlah Pidie. 

"Pidie ini adalah tanah Aulia, ada keberkahan di tanah Pidie ini, maka keterlibatan Pemuda dan Ulama dalam pembangunan sangatlah penting".

Dalam pidatonya Wahyudi juga memuji kerja cepat para Pemuda, Santri dan Ibu-ibu karena sukses menyambut kedatangan Presiden RI Joko Widodo ke Pidie. Hal ini sangat berbeda sekali ketika saya mengamankan kedatangan Presiden saat menjadi Kabinda di NTB. 

"Yang pantas mendapatkan Apresiasi dari Pemerintah Pusat adalah Pemuda, santri dan ibu-ibu" ungkapnya. 

Wahyudi juga mengisahkan bahwa tahapan-tahapan dalam menjalankan pemerintahan di Pidie diibaratkan seperti mengangkat sebuah pedang pusaka. Pedang pusaka ini harus diangkat, dibersihkan, di asah dan ditunjukkan ketajaman pedang pusaka. 

"Hal ini mesti di lakukan bersama-sama, keterlibatan Pemuda dan Ulama sangat penting dalam jalannya pembangunan di Pidie" Ujarnya.

Maka Wahyudi mengidentifikasi permasalahan ini dengan membagi tahapan kerja dalam empat Triwulan. Semua tahapan ini sudah dilakukan dan sudah disampaikan ke Pusat. 

"Tahapan yang ke empat adalah dengan membangun Pondasi yaitu Akhlak. 

Kekuatan sebuah bangsa itu bisa di ukur dari akhlak" jelasnya. 

Wahyudi mengibaratkan dalam membangun Pidie ini diibaratkan seperti membangun sebuah rumah, yang pertama harus di bikin adalah pondasi, kemudian kontruksi, kamar-kamar dan drainase.

Seandainya sewaktu-waktu Pidie di terjang badai, masyarakat Pidie sudah bisa berteduh dan berlindung di rumah dari bencana.

"Kalau pondasi kuat, seandainya di terjang badai rumah tidak akan rubuh" tuturnya.

Tahun kedua menjabat Pj. Bupati Pidie akan menancapkan pondasi yaitu kembali ke agama, silaturahmi dan dibawah bimbingan alim ulama.

Hal ini dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif. Ini yang mau kita kembangkan di Pidie agar menjadi sebuah rumah yang siap di huni dengan aman dan nyaman menjadi Baldhatun Thaiyibatun Warabbun Ghafur.

Sementara itu Ulama Muda Pidie Dr. Tgk. Imran Abubakar dalam Forum Group Discussion mengatakan bahwa Wisata Dayah yang dicanangkan oleh Pak Wahyudi belum ada di tanah air, ini harus kita dukung dan dikonsep secara matang. 

"Wisata Dayah untuk memperkenalkan identitas Pidie. Pidie berbeda dengan kabupaten kota yang lain. Maka diperlukan kelapangan hati dan bahu membahu dalam membangun Pidie" jelasnya 

Wisata Religi sudah sering kita dengar, Dayah tidak ada di tempat lain, hanya ada di Aceh. Maka ini sebuah kemajuan dalam tatanan wisata terbaru, melihat demografi Pidie yang tidak autentik dengan daerah transit. 

Cara kerjanya sederhana yaitu dengan gotong royong.  

"Konsep wisata Dayah adalah silaturahmi, kembali ke agama dan di bawah bimbingan ulama, menirukan ucapan Pj. Bupati".

"Ini yang harus di kampanyekan, agar orang di luar penasaran dengan nama destinasi Wisata Dayah" 

"Kearifan lokal ini harus di rawat dan di pupuk agar perputaran ekonomi juga ada di Dayah, kerja ini merupakan kerja Pemuda dan Santri dengan stakeholder, Tujuan wisata Dayah adalah untuk mencairkan ketegangan Psikologi" jelasnya. 

Sementara itu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Eeformasi Birokrasi periode 2011-2014 Dr. Ir. Azwar Abubakar mengatakan bahwa

Pemuda jangan banyak melihat kebelakang, teruslah lihat ke depan.

"Diskusi kita selama ini lebih menarik pada hal hal yang tidak penting. Sepanjang sejarah Aceh, kita hanya terlena dengan hal-hal kecil, sehingga yang terpenting terlewatkan". 

"Jangan terkonsentrasi keistimewaan dalam undang-undang berpendapat, pendapat pun bisa diterima bisa tidak, sekarang Aceh khususnya Pidie saatnya bicara solusi bukan bicara masalah" jelasnya. 

Aceh punya kekhususan dan keistimewaan dalam mengatur sektor pendidikan dan agama, ini harus di manfaatkan agar Aceh mampu bangkit ke depan. 

Dalam sambutannya Azwar Abubakar juga berpesan untuk Pemuda Pidie wajib punya Roundonw, agar target kehidupan yang diharapkan tercapai. 

Sektor Pendidikan Aceh berada di urutan nomor 26 dari 38 propinsi yang tersebar dari Sumatra hingga Papua. Aceh punya kekhususan dalam bidang pendidikan, bagaimana kita manfaatkan kekhususan ini dalam membangun pendidikan di Aceh terutama Pidie jelasnya.

Di Aceh ada 11 Perguruan Tinggi Negeri, apa yang bisa diberikan untuk memperbaiki pendidikan kita di Aceh khususnya Pidie dewasa ini.

"Aceh punya potensi, namun tidak dimanfaatkan, untuk itu Pidie di bawah Kepemimpinan Pak Wahyudi Adisiswanto mari pemuda Pidie diskusikan pikiran-pikiran dalam pembangunan Pidie ke depan" tutupnya.

Samsul Azhar Plt. Sekda Pidie juga menyampaikan bahwa akan "menyelenggarakan pemerintahan yang baik dan bersih dengan menjalankan program-program pro rakyat. Pemerintahan tidak boleh terhenti, kemasyarakatan tidak boleh terhenti dalam ruang dan waktu" pungkasnya. 

Kegiatan temu ramah di akhiri dengan sesi tanya jawab, serta menerjemahkan ide-ide, gagasan yang telah diimplementasikan pada Triwulan pertama maupun Triwulan ke empat untuk kemajuan Pidie ke depan.

Untuk diketahui bahwa kegiatan temu ramah ini langsung di pandu oleh Penjabat Bupati Pidie Bapak Ir, Wahyudi Adisiswanto, M.Si.,

Hadir dalam pertemuan tersebut Pj. Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto. M.Si., Dr. Ir. H. Azwar Abubakar Menpan RB 2011-2014, Plt. Sekda Pidie., Drs. Samsul Azhar, Plt Kaban Kesbangpol Bahrul Walidin, SH. M.Si., Asisten II Urusan Ekonomi Pembangunan Ir. H. Tarmizi, Kepala MUQ Tgk. Dr. Imran Abubakar. M.Sy, Ketua Umum Sirul Muhtadin Tgk. Afiddin, Tgk Mukarram, Kepala SKPK.

Sigli, Kementerian Sosial RI (Kemensos) melalui Sentra Darussaadah Aceh Besar dan Pemerintah Kabupaten Pidie menyerahkan Alat Bantu Penyandang Disabilitas (ABPD) berupa kaki palsu dan tangan palsu kepada 19 orang penyandang disabilitas. Calon penerima bantuan ini telah terlebih dahulu dilakukan pengukuran kaki dan tangan palsu.


 

Kegiatan penyerahan Alat Bantu Penyandang Disabilitas (ABPD) ini diserahkan di Pendopo Bupati Pidie pada Senin, (04/9/2023).

Penjabat Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto. M.Si dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Daerah berusaha meringankan beban bapak ibu penyandang disabilitas melalui penyaluran kaki dan tangan palsu ini. 

"Sudah sangat lama bapak ibu menanggung penderitaan ini, semoga alat bantu kaki dan tangan palsu ini meringankan beban bapak dan ibu selama ini". 

Semoga pemberian kaki dan tangan palsu ini bermanfaat dan menjadi bekal ibadah bagi kita semua, tentunya bagi bapak dan ibu penyandang disabilitas. 

Di akhir sambutannya Wahyudi menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak Keuchik, Camat, perangkat desa dan pekerja sosial yang telah berperan aktif memberikan informasi keberadaan penyandang disabilitas. 

"Kita akan telusuri lagi saudara-saudara kita yang masih banyak menderita diluar sana yang perlu mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Daerah" tutupnya. 

Sementara itu Muammar Khadafi (34 tahun) warga Desa Cot Jaja Kec. Simpang Tiga selaku penerima bantuan kaki palsu mengaku sangat bersyukur karena kaki palsu sangat membantunya dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

"Alhamdulillah terima kasih pak Bupati, atas bantuan kaki palsu ini, karena sangat membantu saya untuk beraktivitas sehari-hari.

Hal yang sama juga dituturkan oleh Halimah Yusuf (52 tahun) warga Lam Ujong Kecamatan Sakti "Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian Pak Pj. Bupati Pidie yang telah memberikan perhatian khusus kepada penyandang disabilitas di Pidie"ujarnya. 

Turut hadir dalam penyerahan Alat Bantu Penyandang Disabilitas (ABPD) ini Penjabat Bupati Pidie Ir Wahyudi Adisiswanto M.Si, Asisten III. Drs. Sayuti. MM, Kadis Sosial Drs. H. Muslim, Sekretaris Dinas Sosial. M. Husen, S.Ag, Yayasan Kasih Tuna Daksa. Jamal, Pekerja Sosial Kementerian Sosial RI dan Para Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan.


Sigli - Salah satu Rangkaian Kegiatan Gebyar Kemerdekaan Pemkab Pidie adalah Talk Show Satwa liar dalam rangka peringatan hari satwa liar se-dunia. Kegiatan ini dipusatkan di Gedung Pidie Convention Center (PCC) pada 19 Agustus 2023.

Hadir dalam kegiatan ini, Pj. Bupati Pidie Ir Wahyudi Adisiswanto M.Si., Penjabat Ketua TP-PKK Kab. Pidie Ny. Suaidah Sulaiman, Kadis DLHK Aceh. (A. Hanan, SP, MM), Kepala Balai KSDA. (Gunawan Zalba) dan Kasubdit Pengawetan Spesies dan Genetik Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan RI. (Badi'ah, S.Si., M.Si).

Kegiatan yang berlangsung pada pukul 20:45 WIB ini cukup antusias di ikuti oleh para peserta. 

Bukan hanya talk Show, Pemkab Pidie juga menyelenggarakan berbagai macam kegiatan dalam rangka Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 78 mulai 17-22 Agustus 2023. 

Berikut Serangkaian Kegiatan Gebyar Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78 yaitu Senam Silat bersama anak-anak pesilat cilik,  Santunan 1000 anak yatim, Lomba mewarnai,  Bazar Murah, Kuliner Gratis, Fun bike, Jalan santai, Senam kebugaran, Ziarah makam Ulama, Penanaman Pohon dan turnamen bola kaki. 

Rangkaian gebyar kemerdekaan ini berlangsung dari 17 sampai 22 Agustus 2023 di pusatkan di Gedung Pidie Convention Center (PCC).

Penjabat Bupati Pidie Wahyudi mengatakan "rangkaian kegiatan gebyar kemerdekaan ini memeriahkan HUT RI ke 78". 

Kegiatan ini melibatkan eksponen pemuda Pidie yang tergabung dalam Kaukus Pemuda Pidie. 

Tugas mereka bukan hanya menyukseskan, tetapi juga melakukan pendataan terhadap anak yatim, yang akan mendapat santunan dari Pemkab Pidie. 

Iya, total anak yatim yang di santuni pada Gebyar Kemerdekaan ini berjumlah 1000 anak yatim. 

"Kita harap nanti, bantuan ini sangat berguna dan mengurangi beban orang tua anak yatim" ujar Wahyudi.

Momentum HUT RI juga sebagai pengingat atas jasa pahlawan yang dulu berjuang mengusir penjajah.

Yang tak kalah penting dalam perayaan Gebyar Kemerdekaan adalah pelibatan pesilat cilik di halaman gedung PCC.

Amatan redaksi sejak pagi ratusan pesilat cilik telah memenuhi halaman gedung PCC. Tepatnya pukul 09:00 wib, dengan serentak mereka memperagakan jurus silat yang telah di pelajari.

Dimulai dengan Salam Pidie Mulia, pesilat cilik ini antusias mengikuti senam silat. 

Acara berakhir dengan penarikan undian, ada hadiah yang sudah disiapkan panitia dalam menyemarakkan Gebyar Kemerdekaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 78. (Pandu Digital)


Sigli - Salah satu kegiatan yang di perlombaan dalam gebyar kemerdekaan HUT RI Ke 78 di Pidie adalah lomba mewarnai. Lomba mewarnai ini dilaksanakan di Gedung Pidie Convention Center (PCC). Peserta dalam kegiatan ini diperuntukkan bagi anak-anak TK (Taman Kanak-kanak).

Kegiatan lomba mewarnai di ikuti oleh anak-anak TK yang tersebar di kabupaten Pidie. Lomba mewarnai ini dilaksanakan pada 19 Agustus 2023. 

Hadir dalam kegiatan Penjabat Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto, M.Si., di temani Bunda Paud Ny. Suaidah Sulaiman, Kadispora Pidie Edi Saputra dan Samsul Azhar Asisten 1 Urusan Pemerintah.

Wahyudi Adisiswanto mengatakan kegiatan mewarnai ini rangkaian dari aneka kegiatan dalam memeriahkan HUT RI ke 78. 

Salah satu agenda memeriahkan HUT RI dengan mengadakan kegiatan mewarnai. 

"Anak-anak ini punya bakat, jadi bakat mereka harus dilihat sejak dini, agar pendidikan yang mereka tempuh nanti sesuai dengan bakat yang mereka miliki" ujarnya. 

Sejak dini anak-anak harus di pupuk, mereka nanti yang akan memimpin Pidie, Aceh bahkan Indonesia mengantikan kita yang sudah sepuh.

Wahyudi juga menuturkan "kalau melihat Indonesia lihatlah Aceh, lihat Aceh lihatlah Pidie". 

"Pidie ini Istimewa, sejak dini kita tanamkan narasi-narasi Pidie memimpin Indonesia. Mereka nanti dewasa dan akan kuliah di luar Aceh, jadi mereka harus jadi pemimpin di Bem-Bem Kampus" ungkapnya. 

Upaya melihat bakat dan keterampilan yang dimiliki oleh anak adalah salah satunya dengan menggelar lomba mewarnai.

Tidak hanya lomba mewarnai, Pemkab Pidie juga menggelar Jalan Santai, Fun Buke, dan Senam Karate bagi anak-anak Sekolah Dasar dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 78.


Sigli - Rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT- RI) ke- 78 di Pidie berlangsung meriah. Agenda persiapan menyambut hari kemerdekaan ini dikemas dengan berbagai kegiatan Sosial. Berbagai macam persiapan telah disiapkan oleh panitia jauh-jauh hari sebelum detik-detik Proklamasi Kemerdekaan berlangsung. 

Tak luput pula, agenda peringatan kemerdekaan berlangsung khidmat dan berjalan secara tertib dan aman. Rangkaian peringatan HUT RI ke 78 ini berlangsung mulai 16 - 22 Agustus 2023. Kegiatan ini dipusatkan di gedung Pidie Convention Center (PCC).

Peringatan HUT RI ke 78 ini di tandai dengan Upacara Taptu (Penetapan Waktu), ditandai dengan pawai obor dengan jalan kaki, start dari pendopo Bupati menyusuri jalan Prof. A. Madjid Ibrahim, tugu Aneuk Mueling, Blangpaseh dan berakhir di Pantai Pelangi. 

Turut dihadiri dalam Upacara Taptu, Forkopimda, SKPK, Pelajar, Pramuka, OKP, Ormas dan masyarakat. 

Tidak sampai di situ, Pemkab Pidie di bawah kepemimpinan Wahyudi Adisiswanto juga mengikuti Pengajian Subuh di mesjid Al-Fallah menjelang Upacara HUT RI berlangsung.

Kepada Redaksi Penjabat Bupati Pidie mengatakan rangkaian kegiatan dalam menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia kita selenggarakan secara meriah dan melibatkan unsur kepemudaan.

"Pemuda harus dilibatkan dalam setiap kegiatan pemerintah, karena mereka ujung tombak pembangunan Pidie" ucapnya. 

Mantan Direktur Perencanaan dan Pengendalian Operasi Badan Intelijen Negara (BIN) mengatakan "pengajian subuh ini sebagai wujud syukur kita kepada Ilahi atas nikmat kemerdekaan yang Allah berikan". 

"Mensyukuri nikmat kemerdekaan ini diawali dengan mengikuti pengajian subuh" ujarnya.

Berikut Rangkaian Kegiatan Gebyar Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Pidie tahun 2023, Upacara Taptu, Pengajian Subuh, Upacara Penaikan dan Penurunan Bendera, Malam Resepsi, Ziarah makam Ulama Tgk Chiek di Pasi, Senam, Jalan santai, Fun bike, Santunan Anak Yatim, Bazar UMKM, Talk Show peringatan hari Harimau, gajah dan orang utan, Tampilan kesenian, Penanam Pohon, senam Silat anak-anak dan turnamen bola kaki.(Pandu Digital)


Sigli - Peringatan HUT RI 78 di Pidie berlangsung sangat istimewa, hal ini pertama kali dilakukan di Pidie di bawah kepemimpinan Penjabat Bupati Pidie Ir. Wahyudi Adisiswanto., M.Si. Mengawali kegiatan HUT RI Wahyudi Adisiswanto mengikuti pengajian Subuh sebelum Upacara berlangsung. 

Ada yang menarik dalam perayaan 17 Agustus di Pidie, Pemkab Pidie menyantuni 1000 anak yatim dalam Gebyar kemerdekaan. Dimana anak-anak yatim ini mendapatkan kupon untuk dibelanjakan di bazar UMKM yang telah disiapkan oleh Kaukus Pemuda Pidie. 

Gebyar Santunan kemerdekaan ini berlangsung pada Sabtu (19/8/2023) di halaman gedung PCC. 

Pemkab Pidie terutama melibatkan para pemuda Pidie agar berkontribusi untuk pembangunan Pidie.

Zawaher koordinator Kaukus Pemuda Kecamatan Simpang tiga mengatakan "untuk anak yatim di Simpang Tiga berjumlah 114 orang dengan jumlah kupon yang dibagikan 456 kupon". 

"Anak yatim ini kami ambil di setiap desa dalam kecamatan Simpang Tiga, ada di desa Mantap tari, Pante dan lain-lain" ujarnya.

Secara terpisah Steering Committee (SC) Gebyar Kemerdekaan Mahfud MTA mengatakan bahwa di lokasi santunan kami siapkan 6 bazar belanja ada bazar seragam sekolah, mulai dari baju, celana, sepatu, kaus kaki, alat tulis, baju anak-anak dan souvernir".

"Anak yatim tinggal memilih mana kupon yang mau ditukarkan di bazar belanja, anak yatim belanja sesuai dengan keperluan" ujar Mahfuz.

Kaskus Pemuda Pidie ini berasal dari unsur OKP, Ormas dan Perwakilan Pemuda di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Pidie. 

"Iya, mereka adalah ujung tombak pembangunan Pidie, jadi kami libatkan para pemuda yang tergabung dalam Kaukus Pemuda Pidie untuk menyukseskan Gebyar Kemerdekaan" jelasnya. 

Santunan anak yatim ini sebagai bentuk kewajiban Pemerintah, sebagai kepala pemerintahan, kami wajib menjalankan amanah UUD, hal ini sebagai wujud implementasi nilai-nilai Undang-undang Dasar Republik Indonesia di Pidie. 

"Santunan Anak yatim Disamping sebagai perintah Agama, juga diamanatkan dalam undang-undang" terangnya. 

Wahyudi juga menambahkan setiap anak yatim mendapatkan 4 kupon, yang mereka nantinya bisa berbelanja sesuai kebutuhan mereka masing-masing.

Satu anak yatim mendapatkan 4 kupon, satu kupon berisi harga Rp.25.000, jadi total sanak yatim mendapatkan santunan sebesar Rp.100.000. 

"Mereka langsung berbelanja di lokasi bazar yang sudah disiapkan oleh Kaukus Pemuda Pidie" ungkapnya.

Wahyudi juga berharap jangan dilihat dari besar nilainya santunan, tetapi kita lihat sisi kepedulian Pemkab Pidie kepada anak yatim.

1000 Anak yatim yang mendapatkan santunan ini di ambil dari 11 kecamatan yang ada di Pidie. Terutama diprioritaskan untuk anak yatim yang belum pernah mendapatkan santunan dari Ketua PKK Pidie, hal ini agar anak yatim berkesempatan mendapatkan santunan.

Total kupon yang disiapkan oleh Kaukus Pemuda Pidie berjumlah 4000 kupon. 

Sementara itu Pemkab Pidie juga menyiapkan dua bazar terpisah yaitu bazar bakso dan es krim, anak yatim di samping berbelanja juga bisa menikmati kuliner yang sudah disiapkan oleh Pemkab Pidie. 

"Yang penting Gebyar Kemerdekaan ini kita prioritaskan kepada anak yatim. Sumber dana santunan ini berasal dari para Donatur dan BUMD" Pungkas Mantan Kabinda NTB.


Gerak cepat Pj. Gubernur Aceh Achmad Marzuki dalam Penanganan jalan Nasional Keumala - Tangse menuai Pujian dari Pejabat setempat yaitu Bupati Pidie, Ir, Wahyudi Adisiswanto, MSi. 

Beberapa waktu yang lalu Jalan Nasional ini sempat di protes oleh puluhan sopir L300 akibat rusak karena sering dilintasi oleh truk pengangkut material proyek pembangunan Waduk Rukoh. 

Menurut Wahyudi bahwa sosok Achmad Marzuki, orangnya tidak berbelit-belit dalam menangani masalah. Dibawah tangan dingin nya mampu menyelesaikan masalah sesederhana mungkin Ucap Wahyudi kepada redaksi saat ditemui di kantor Bupati Pidie pada Senin (21/8/2021). 

Misalnya penanganan jalan Keumala-Tangse, bahwa penanganan jalan ini merupakan wewenang nasional. Kendati demikian laporan saya langsung direspon oleh Pj. Gubernur Aceh Achmad Marzuki.

Sosok Achmad Marzuki sama seperti saya yang tidak punya kepentingan apapun menjadi Penjabat Bupati. Kami bertugas karena ditugaskan dari Instansi kami bekerja. "Jadi kami bekerja agar mampu memakmurkan masyarakat" jelasnya. 

Pj. Bupati Pidie secara terpisah mengatakan bahwa "langkah yang dilakukan oleh Pj. Gubernur Aceh Achmad Marzuki sudah mumpuni, kepribadiannya sederhana dan mampu menyelesaikan masalah dengan tangan dingin".

"Padahal ketika saya laporkan posisi saya saat itu masih di jakarta, Berkat kesederhanaan Achmad Marzuki beliau langsung merespon masalah ini, kendati jalan tersebut berada dalam wewenang nasional" ujar Wahyudi.

Sosok Achmad Marzuki yang tidak berbelit-belit menyelesaikan masalah, begitu tau ada masalah beliau langsung menanganinya. Ini kan bukti bahwa sosok Achmad Marzuki merupakan Pemimpin yang Amanah. 

"Jadi salah kalau seandainya orang berprasangka bahwa Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki mempunyai kepentingan menjadi Pj. Gubernur Aceh. Track record nya sudah jelas saat beliau menjadi Pangdam Iskandar Muda tahun 2020-2021" ucapnya.

Kami mengapresiasi terhadap sikap Achmad Marzuki dalam menindak lanjuti laporan kondisi jalan tersebut, beliau tidak tunggu waktu, Pak Achmad Marzuki langsung eksekusi berkaitan kondisi jalan tersebut.

Wahyudi Adisiswanto juga menyampaikan bahwa Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki akan melakukan perbaikan jalan Nasional Keumala-Tangse, nantinya akan diselesaikan pada Januari 2024 mendatang, artinya masih ada sisa lima bulan lagi untuk penyelesaian masalah ini.

Orang nomor Wahid di Aceh saat ini, langsung turun bawah (turba) menyerap aspirasi dari bawah terkait keluhan masyarakat setempat.(Pandu Digital)


Pemerintah Kabupaten Pidie telah menggelar Rapat Paripurna Tentang Penutupan Sidang Pembahasan Rancangan KUA dan PPAS Kabupaten Pidie Tahun Anggaran 2024 di Gedung DPRK Pidie. Pada tahun 2024 Pemkab Pidie mengalami defisit anggaran akibat pembengkakan rencana belanja, namun tidak tercukupi asumsi pendapatan.

Kondisi ini tergambar dari Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (KUAPBK). Hal ini sudah disepakati antara Eksekutif dan Legislatif pada pembahasan KUA PPAS pada Jum'at 18/8/2023.

Penjabat Bupati Pidie Ir, Wahyudi Adisiswanto, M.Si., kepada redaksi mengatakan walaupun kondisi keuangan sedang sulit, Pemkab tetap mempertahankan belanja yang diprioritaskan.

"Dalam hal ini alokasi dana desa untuk membayar penghasilan tetap (siltap) Keuchik dan jajaran perangkat desa dalam Gampong yang ada di Kabupaten Pidie" ucapnya.

"Alokasi Dana Gampong tidak ada perubahan, siltap masih sama seperti tahun yang lalu" terang Wahyudi.

Bahkan Wahyudi sudah menekan TAPD untuk memprioritaskan Alokasi Dana Gampong (ADG) ketimbang belanja operasional SKPK.

Karena peran desa sangat sentral dalam pembangunan dan memiliki berpengaruh besar.

"Kalaupun seandainya tidak ada Operasional kantor harus tutup, maka kita tutup, yang penting Alokasi Dana Gampong (ADG) tidak di ganggu" paparnya.

Apapun yang terjadi Pemkab Pidie tetap memprioritaskan pada pembangunan Gampong.

Untuk diketahui bahwa postur Anggaran KUAPBK-PPS 2024 pendapatan daerah tahun 2024 disepakati bersama sebesar Rp. 1.082.686.180.897.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2024, Pemkab Pidie menargetkan Rp. 219. 034.843.099. sedangkan pendapatan transfer sebesar Rp. 828.124.169.848., sedangkan pendapatan lain-lain yang sah Rp. 35.527.168.000.

Target belanja pada tahun 2024 diproyeksikan mencapai angka Rp.1.129.170.535.321, dana ini diperuntukkan untuk belanja operasional sebesar Rp. 995.461.970.254, sedangkan belanja modal sebasar Rp. 29.465.756.937.

Alokasi belanja tak terduga (BTT) sebesar Rp. 8.753.592.115, sedangkan biaya transfer sebesar Rp. 95.489. 216.015.

KUA-PPAS tahun 2024 ini belum termasuk alokasi dana desa (ADD), Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA), dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Kekurangan dana pada tahun 2024 akan di tutup dari dana pembiayaan kebutuhan pemilihan kepala daerah sebesar 27 milliar, dan sisanya 20 milliar akan menjadi defisit pada tahun depan.(Pandu Digital)

RTIK Pidie

{picture#https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhr_RbLO-YeTggL4CVI93d_hoK2svoGJHeIPrbj-UhOziLljG06nVUMk4pGC6cvTfVS339KuXZFhHj1qbmyb7tORHjarTljjoG7qXtgk6KGc3u5-0JBVv-nhipascFKKhzm-S9FJmVDz4Nd/s320/Logo+RTIK+Pidie.png} Relawan TIK Pidie (Pengurus Daerah - Relawan TIK Indonesia) merupakan bagian dari Relawan TIK Indonesia dengan misi pengembangan pengetahuan dan pendampingan pemanfaatan Teknologi Komunikasi bagi masyarakat Pidie. {facebook#https://www.facebook.com/rtikpidie} {twitter#https://twitter.com/rtikpidie} {google#https://plus.google.com/+RtikpidieBlogspotIdPidie/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UCK9aWVeJgR4LnAp7wILQbiA}